Sistem BESS tidak hanya memberikan fleksibilitas dalam pembangkitan, transmisi, dan konsumsi sehingga mampu menyediakan energi alternatif sesuai dengan permintaan yang meningkat, tetapi juga mendukung distribusi daya.
Sistem penyimpanan energi baterai (BESS): definisi Sistem penyimpanan energi baterai (BESS) adalah sistem penyimpanan dan daya skala besar yang mengintegrasikan baterai-baterai yang saling terhubung ke grid. Baterai isi ulang berbasis teknologi lithium-ion digunakan sebagai sistem penyimpanan energi baterai (BESS) yang kompak dalam ukuran, tinggi dalam densitas energi dan daya, membuatnya cocok untuk ditempatkan pada tingkat transformator distribusi. Fakta bahwa ada ruang tersedia dalam konfigurasi transformator distribusi dapat memungkinkan penempatan sistem penyimpanan energi baterai. Elemen-elemen konstruksi fasilitas penyimpanan BESS mencakup panel baterai lithium, lem fleksibel, perakitan relay, konektor, perangkat pasif, sakelar listrik, dan produk listrik lainnya.
Baterai litium terdiri dari sel-sel baterai yang saling terhubung, dengan setiap unit mampu mengubah energi kimia menjadi energi listrik. Konfigurasinya terdiri dari sel primer yang dihubungkan baik secara seri maupun paralel ke bagian utama struktur. Di dalam struktur tersebut, terdapat sistem manajemen modul baterai yang bertanggung jawab atas pengawasan operasi sel baterai. Wadah yang dirancang khusus untuk menyimpan penyimpanan energi dapat menampung beberapa klaster baterai paralel dan dapat ditingkatkan dengan persyaratan tambahan untuk mengontrol atau mengelola kondisi lingkungan internal wadah. Baterai menghasilkan Arus Searah (DC) yang disalurkan ke sistem konverter daya baterai yang kompatibel, lalu mengubah tegangan menjadi Arus Bolak-Balik (AC) dan melepaskannya ke grid. Jika diperlukan, sistem juga dapat terhubung ke grid untuk mengeluarkan arus dari baterai.
Sistem penyimpanan energi BESS sering kali memiliki bagian dari sistem keamanan, termasuk sistem pengendalian kebakaran, detektor asap, sistem kontrol suhu, dan terkadang sistem pendinginan, pemanasan, ventilasi, dan penyejukan udara. Sistem apa saja yang akan dimasukkan akan ditentukan berdasarkan kebutuhan untuk memastikan operasi BESS yang andal dan aman.
Dibandingkan dengan sistem penyimpanan energi lainnya, baterai penyimpanan energi (BESS) menempati ruang yang lebih kecil dan dapat dipasang di mana saja di dunia tanpa batasan apa pun. Fungsionalitas, kemudahan penggunaan, dan keamanan jaringan dapat ditingkatkan, serta melalui algoritma BMS, kinerja baterai dapat ditingkatkan dan umur baterai diperpanjang.